Timbangan badan adalah alat kesehatan sederhana yang banyak digunakan, baik di rumah maupun fasilitas medis. Fungsinya bukan hanya untuk mengetahui berat badan, tetapi juga memantau perkembangan kesehatan secara berkala. Saat ini, tersedia dua jenis utama timbangan: digital dan manual (jarum).
Timbangan Digital
Timbangan digital menggunakan sensor elektronik untuk menampilkan angka berat badan di layar LCD.
-
Kelebihan:
-
Akurasi lebih tinggi.
-
Mudah dibaca dengan tampilan digital.
-
Fitur tambahan seperti pengukur lemak tubuh, BMI, hingga koneksi ke aplikasi kesehatan.
-
-
Kekurangan:
-
Membutuhkan baterai atau daya listrik.
-
Sensitif terhadap permukaan tempat diletakkan.
-
Timbangan Manual
Timbangan manual masih menggunakan jarum penunjuk yang bergerak sesuai berat badan.
-
Kelebihan:
-
Tidak perlu baterai.
-
Lebih tahan lama dan awet.
-
Harga relatif lebih murah.
-
-
Kekurangan:
-
Akurasi bisa menurun seiring pemakaian.
-
Angka jarum kadang sulit dibaca dengan presisi.
-
Mana yang Lebih Baik?
-
Untuk pemantauan rutin di rumah, timbangan digital lebih praktis karena akurat dan informatif.
-
Untuk penggunaan umum di tempat publik atau fasilitas sederhana, timbangan manual masih menjadi pilihan karena daya tahannya.
Tips Memilih Timbangan
-
Pilih timbangan digital dengan fitur tambahan jika Anda aktif memantau kesehatan.
-
Pastikan diletakkan di lantai yang rata agar hasil akurat.
-
Lakukan pengecekan kalibrasi secara berkala.
Baik digital maupun manual, timbangan tetap menjadi alat penting untuk mendukung gaya hidup sehat dan memantau perubahan berat badan.
.
